Jumat, 06 Nov, 2026

Polisi dan Warga Bersinergi Perkuat Keamanan Lingkungan di Nagari Tiku Utara

TANJUNG MUTIARA – Menjaga keamanan lingkungan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga peran aktif warga. Pesan tersebut disampaikan Brigadir Tornado, Bhabinkamtibmas Nagari Tanjung Sani, saat mengunjungi warga Padang Laweh, Jorong Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara, Kamis (24/9/2026).

Dalam kegiatan Tiada Hari Tanpa Silaturahmi (THTS) yang digelar pukul 10.30 WIB, Brigadir Tornado berdialog langsung dengan masyarakat untuk menggali kondisi keamanan lokal. Ia mengajak warga untuk saling mengingatkan dan peduli terhadap potensi gangguan, terutama tindakan bullying yang berisiko berkembang di kalangan anak dan remaja.

Selain fokus pada gangguan keamanan, kesiapsiagaan menghadapi bencana juga menjadi perhatian utama. Warga diingatkan agar selalu waspada terhadap risiko banjir dan gempa bumi serta segera mencari lokasi aman saat situasi berbahaya muncul.

Kapolsek Tanjung Mutiara AKP Welly Anoftri, SH menegaskan bahwa kegiatan sambang merupakan langkah strategis polisi untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. “Informasi dari warga sangat berharga untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini,” ujarnya.

Menurut AKP Welly, peran warga sangat vital dalam menjaga ketertiban dan keamanan. Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan hal mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian. “Jangan menunggu sampai kejadian terjadi. Segera laporkan,” tegasnya.

AKP Welly juga mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan C3: pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam menghadapi perselisihan, ia mengajak warga mengedepankan musyawarah dan penyelesaian secara restoratif justice, tanpa mengambil langkah sendiri.

“Setiap masalah sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek sangat penting agar lingkungan tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Sinergi antara polisi dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi masalah serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *