Jumat, 06 Nov, 2026
buka-mtq-sijunjung,-mahyeldi-tekankan-pengamalan-nilai-al-qur’an-dalam-kehidupan

Mahyeldi Buka MTQ Sijunjung dan Tekankan Pentingnya Mengamalkan Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan

Buka MTQ Sijunjung, Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan

Buka MTQ Sijunjung, Mahyeldi Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan

Andalas Time, Sijunjung – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa keberhasilan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an diamalkan dalam kehidupan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi saat membuka MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung di Lapangan Sepak Bola Tunas Karya, Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Kamis (15/10/2026).

Menurut Mahyeldi, MTQ memiliki peran strategis dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat Sumbar yang menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Suksesnya penyelenggaraan MTQ jangan hanya dilihat dari kelancaran acara, tetapi juga harus diukur dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap agar nilai-nilai Al-Qur’an dan ajaran Rasulullah tidak hanya dipahami melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga tercermin dalam pikiran, ucapan, dan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, Mahyeldi menilai pelaksanaan MTQ secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi perlu terus diperkuat. Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an.

Di sisi lain, Mahyeldi mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat pelaksanaan MTQ di daerah masing-masing. Langkah ini diperlukan agar peserta potensial mendapatkan waktu pembinaan yang lebih optimal sebelum berlaga di tingkat provinsi dan nasional.

“Kami berharap dari MTQ yang diselenggarakan di kabupaten dan kota akan lahir qori dan qoriah terbaik yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional,” tuturnya.

Mahyeldi menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, MTQ Nasional 2027 direncanakan berlangsung di Provinsi DKI Jakarta, kemungkinan pada bulan September 2027. Karena itu, persiapan MTQ tingkat Provinsi Sumbar pada tahun yang sama perlu direncanakan lebih awal agar peserta terbaik memiliki waktu cukup untuk pembinaan.

Ia juga mengingatkan kepada dewan hakim dan juri agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Penilaian harus dilakukan secara transparan dan objektif sehingga hasil perlombaan benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, berharap pelaksanaan MTQ tersebut berjalan lancar dan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus mempersiapkan peserta terbaik mengikuti MTQ tingkat Provinsi Sumbar pada 2027.

Ketua Panitia MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung, Erik Sahdienof, melaporkan bahwa kegiatan berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 dengan Kecamatan Koto VII sebagai tuan rumah.

MTQ ini diikuti oleh 251 peserta dari delapan kecamatan di Kabupaten Sijunjung. Perlombaan digelar di beberapa lokasi dengan berbagai cabang, antara lain tilawah, tahfiz Al-Qur’an, tartil, hafalan hadis, azan, khutbah Jumat, Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Erik menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas syiar Islam, menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta menjadi sarana evaluasi dan pembinaan kafilah secara berjenjang dalam menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumbar pada 2027.

(adpsb/cen/bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *