Jumat, 06 Nov, 2026
antisipasi-dampak-kabut-asap,-kapolres-dan-bupati-pasaman-barat-bagikan-masker-gratis-di-sman-1-pasaman

Kapolres dan Bupati Pasaman Barat Bagikan Masker Gratis di SMAN 1 Pasaman Antisipasi Dampak Kabut Asap

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Kapolres dan Bupati Pasaman Barat Bagikan Masker Gratis di SMAN 1 Pasaman

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Kapolres dan Bupati Pasaman Barat Bagikan Masker Gratis di SMAN 1 Pasaman

Andalas Time, Pasaman Barat – Upaya pencegahan untuk melindungi generasi muda dari risiko penyakit akibat menurunnya kualitas udara terus dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat. Pada Senin (19/10/2026) pagi, di SMA Negeri 1 Pasaman, pihak kepolisian membagikan ratusan masker medis secara gratis kepada pelajar, guru, dan warga sekolah.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini dilaksanakan setelah upacara bendera mingguan. Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Pembina Upacara, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi langsung mengenai bahaya paparan asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Dalam acara tersebut juga hadir Bupati Pasaman Barat H. Yulianto beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen dan sinergi antara Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam melindungi masyarakat dari pencemaran udara.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para pelajar yang beraktivitas di luar ruangan.

Penggunaan masker dianggap sebagai langkah perlindungan paling penting untuk mengurangi paparan partikel mikro dari asap yang dapat memicu Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan para pelajar agar selalu waspada terhadap dampak kabut asap dan memahami pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri. Pembagian masker ini menjadi pengingat agar seluruh masyarakat, terutama siswa, lebih peka terhadap kondisi kualitas udara yang tidak sehat akibat asap karhutla,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan apabila konsentrasi asap memburuk. Bagi yang harus tetap beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker pelindung adalah hal yang wajib dilakukan.

Kegiatan sosial ini tidak hanya menyasar para siswa saja. Agar perlindungan di lingkungan sekolah lebih menyeluruh, pembagian masker juga diberikan kepada guru, tenaga kependidikan, pengelola kantin, petugas kebersihan, dan penjaga sekolah.

Kapolres juga mengingatkan para pelajar dan pendidik untuk segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan seperti sesak napas atau batuk yang berkepanjangan.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi antara Polres Pasaman Barat dan Pemerintah Daerah dalam memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan masyarakat, terutama para pelajar di Kabupaten Pasaman Barat,” tutupnya.

Melalui sosialisasi intensif dan pembagian masker ini, Polres Pasaman Barat berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah ancaman kabut asap semakin meningkat, sehingga angka kesakitan akibat ISPA di wilayah hukum Pasaman Barat dapat ditekan secara optimal. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *